search
4 Research products

  • Canada
  • Publications
  • Research data
  • Research software
  • Other research products
  • 2022-2022
  • ID
  • FR
  • Indonesian

Relevance
arrow_drop_down
  • Authors: Rumadanu, F. (Friko); Masri, E. (Esther); Handayani, O. (Otih);

    Notaris saat ini diperbolehkan melakukan sertifikasi dokumen elektronik. Kewenangan ini termaktub dalam Pasal 15 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Jabatan Notaris. Selain mengesahkan akta, notaris juga dapat menyimpan berkas dalam bentuk file. Namun, tidak sedikit notaris yang masih enggan menggunakan teknologi untuk membuat dan mengesahkan sebuah akta dikarenakan adanya pertentangan antar pasal baik dalam Undang-Undang Jabatan Notaris sendiri maupun dengan pasal dalam Undang-Undang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah akta yang menggunakan teknologi informatika memiliki kekuatan pembuktian layaknya akta autentik dan apakah sertifikasi elektronik yang dilakukan oleh notaris sejalan dengan tugas dan jabatan notaris. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan cara penelaahan bahan pustaka atau data sekunder dengan menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Penelitian ini berfokus pada akta hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Lippo Karawaci. Tbk yang dilakukan melalui video konferensi pada tanggal 13 Oktober 2021. Adanya ketidaksepakatan dari beberapa pemegang saham atas sertifikasi yang dilakukan secara elektronik karena dinilai dapat membuat akta tersebut menjadi akta di bawah tangan. Selain adanya pertentangan antara pasal, hal ini juga disebabkan tidak adanya peraturan pelaksana terkait pembuatan akta melalui teknologi informasi (Cyber Notary) oleh notaris sehingga perlunya pengkajian ulang terhadap Undang-Undang terkait dan pembuatan peraturan pelaksana khusus cyber notary.

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • Authors: An Nisa, Mutiara Fathi;

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik biochar limbah kayu manis (Cinnamomum sp.) dan surian (Toona sp.) berdasarkan ukuran partikel sebagai amelioran tanah. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai Oktober 2021 di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas dan Laboratorium Kimia Universitas Negeri Padang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan 5 tingkat kehalusan (2.80-4.75; 2.00-2.80; 1.00-2.00; 0.50-1.00; dan ≤0.50 mm) pada dua jenis biochar yaitu limbah kayu manis dan surian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Biochar limbah kayu manis lebih baik dengan nilai kelembaban (49.33%), pH (10.20), daya hantar listrik (1.77 dS/m), karbon inorganik (0.102 g/kg) dan KTK (82.07 cmol/kg) yang lebih tinggi daripada surian. (2) Ukuran partikel terbaik adalah ≤0.5 mm dimana ukuran ini pada biochar limbah kayu manis dan kayu surian memberikan nilai tertinggi pada kadar abu (16.13; 22.10%), pH (10.20;9.63), daya hantar listrik (1.77; 0.60 dS/m), potensi pengapuran (6.17; 7.11% CaCO3 eq), karbon inorganic (0.102; 0.072 g/kg) dan KTK (82.07;67.07 cmol/kg). (3) Hasil analisis FTIR menunjukkan pada kedua biochar sama-sama memiliki ikatan karbonat pada panjang gelombang 1407.36 cm-1 dan 1409.71 cm-1, yang membedakannya adalah pada biochar limbah kayu manis memiliki ikatan (C-O) polisakarida, kompleks karbohidrat dan (Si-O) dari mineral lempung yang terkait dengan biochar. Sedangkan pada biochar limbah surian memiliki ikatan (M-O-H) dari O-H pembengkokan pita mineral lempung pada mineral lempung yang terkait dengan biochar dan ikatan dari pembengkokan -OH solo. Kata kunci: Biochar, karakterisasi, limbah kayu manis, limbah kayu surian, ukuran partikel,

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Permataputri, Nailul Yuni;

    Misalkan diberikan graf G dan H sebarang. Notasi F \rightarrow (G,H) menyatakan bahwa untuk sebarang pewarnaan merah-biru terhadap sisi-sisi graf F mengakibatkan F memuat graf G merah atau graf H biru. Kemudian, notasi F \nrightarrow (G,H) menyatakan bahwa terdapat suatu pewarnaan terhadap sisi-sisi F sehingga F tidak memuat G merah dan F tidak memuat H biru. Graf F dikatakan sebagai graf Ramsey (G,H)-minimal jika : (1). F \rightarrow (G,H) (2). \forall e \in F, F^*=F\{e}, F^* \nrightarrow (G,H)

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • Authors: Jain, A. (Ashutosh); Jain, M. (Manila); Jain, J. (Jaya);

    Background: Allergic Rhinitis is a chronic and common respiratory disorder due to its prevalence, effect on quality of life, performance at school and work place, economic burden and link with asthma. Pulmonary function tests like FEF (25-75%) and PEFR are impaired in allergic rhinitis Expiratory air flow limitation is the hallmark of physiological change in allergic rhinitis. Aims and Objective: The present study aims to study pulmonary function tests such as FVC, FEF, (25-75%) and PEFR in allergic rhinitis cases to evaluate their predilection to the development of asthma. Materials and Methods: The study was carried out in the Department of Physiology at Index Medical College Hospital and Research Center, Indore, Madhya Pradesh. The study was done on 80 male and female subjects of the age group of 6 to 18 years. Forty male and female subjects suffering from allergic rhinitis attending the Ear, Nose and Throat outpatient department of IMCHRC, Indore were taken as cases. Forty males and females were taken as controls after careful selection as per inclusion and exclusion criteria. PFT was done by Digital Spirometer – Helios 401 manufactured by RMS India.

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
Powered by OpenAIRE graph
4 Research products
  • Authors: Rumadanu, F. (Friko); Masri, E. (Esther); Handayani, O. (Otih);

    Notaris saat ini diperbolehkan melakukan sertifikasi dokumen elektronik. Kewenangan ini termaktub dalam Pasal 15 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Jabatan Notaris. Selain mengesahkan akta, notaris juga dapat menyimpan berkas dalam bentuk file. Namun, tidak sedikit notaris yang masih enggan menggunakan teknologi untuk membuat dan mengesahkan sebuah akta dikarenakan adanya pertentangan antar pasal baik dalam Undang-Undang Jabatan Notaris sendiri maupun dengan pasal dalam Undang-Undang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah akta yang menggunakan teknologi informatika memiliki kekuatan pembuktian layaknya akta autentik dan apakah sertifikasi elektronik yang dilakukan oleh notaris sejalan dengan tugas dan jabatan notaris. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan cara penelaahan bahan pustaka atau data sekunder dengan menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Penelitian ini berfokus pada akta hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Lippo Karawaci. Tbk yang dilakukan melalui video konferensi pada tanggal 13 Oktober 2021. Adanya ketidaksepakatan dari beberapa pemegang saham atas sertifikasi yang dilakukan secara elektronik karena dinilai dapat membuat akta tersebut menjadi akta di bawah tangan. Selain adanya pertentangan antara pasal, hal ini juga disebabkan tidak adanya peraturan pelaksana terkait pembuatan akta melalui teknologi informasi (Cyber Notary) oleh notaris sehingga perlunya pengkajian ulang terhadap Undang-Undang terkait dan pembuatan peraturan pelaksana khusus cyber notary.

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • Authors: An Nisa, Mutiara Fathi;

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik biochar limbah kayu manis (Cinnamomum sp.) dan surian (Toona sp.) berdasarkan ukuran partikel sebagai amelioran tanah. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai Oktober 2021 di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas dan Laboratorium Kimia Universitas Negeri Padang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan 5 tingkat kehalusan (2.80-4.75; 2.00-2.80; 1.00-2.00; 0.50-1.00; dan ≤0.50 mm) pada dua jenis biochar yaitu limbah kayu manis dan surian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Biochar limbah kayu manis lebih baik dengan nilai kelembaban (49.33%), pH (10.20), daya hantar listrik (1.77 dS/m), karbon inorganik (0.102 g/kg) dan KTK (82.07 cmol/kg) yang lebih tinggi daripada surian. (2) Ukuran partikel terbaik adalah ≤0.5 mm dimana ukuran ini pada biochar limbah kayu manis dan kayu surian memberikan nilai tertinggi pada kadar abu (16.13; 22.10%), pH (10.20;9.63), daya hantar listrik (1.77; 0.60 dS/m), potensi pengapuran (6.17; 7.11% CaCO3 eq), karbon inorganic (0.102; 0.072 g/kg) dan KTK (82.07;67.07 cmol/kg). (3) Hasil analisis FTIR menunjukkan pada kedua biochar sama-sama memiliki ikatan karbonat pada panjang gelombang 1407.36 cm-1 dan 1409.71 cm-1, yang membedakannya adalah pada biochar limbah kayu manis memiliki ikatan (C-O) polisakarida, kompleks karbohidrat dan (Si-O) dari mineral lempung yang terkait dengan biochar. Sedangkan pada biochar limbah surian memiliki ikatan (M-O-H) dari O-H pembengkokan pita mineral lempung pada mineral lempung yang terkait dengan biochar dan ikatan dari pembengkokan -OH solo. Kata kunci: Biochar, karakterisasi, limbah kayu manis, limbah kayu surian, ukuran partikel,

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Permataputri, Nailul Yuni;

    Misalkan diberikan graf G dan H sebarang. Notasi F \rightarrow (G,H) menyatakan bahwa untuk sebarang pewarnaan merah-biru terhadap sisi-sisi graf F mengakibatkan F memuat graf G merah atau graf H biru. Kemudian, notasi F \nrightarrow (G,H) menyatakan bahwa terdapat suatu pewarnaan terhadap sisi-sisi F sehingga F tidak memuat G merah dan F tidak memuat H biru. Graf F dikatakan sebagai graf Ramsey (G,H)-minimal jika : (1). F \rightarrow (G,H) (2). \forall e \in F, F^*=F\{e}, F^* \nrightarrow (G,H)

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • Authors: Jain, A. (Ashutosh); Jain, M. (Manila); Jain, J. (Jaya);

    Background: Allergic Rhinitis is a chronic and common respiratory disorder due to its prevalence, effect on quality of life, performance at school and work place, economic burden and link with asthma. Pulmonary function tests like FEF (25-75%) and PEFR are impaired in allergic rhinitis Expiratory air flow limitation is the hallmark of physiological change in allergic rhinitis. Aims and Objective: The present study aims to study pulmonary function tests such as FVC, FEF, (25-75%) and PEFR in allergic rhinitis cases to evaluate their predilection to the development of asthma. Materials and Methods: The study was carried out in the Department of Physiology at Index Medical College Hospital and Research Center, Indore, Madhya Pradesh. The study was done on 80 male and female subjects of the age group of 6 to 18 years. Forty male and female subjects suffering from allergic rhinitis attending the Ear, Nose and Throat outpatient department of IMCHRC, Indore were taken as cases. Forty males and females were taken as controls after careful selection as per inclusion and exclusion criteria. PFT was done by Digital Spirometer – Helios 401 manufactured by RMS India.

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
Powered by OpenAIRE graph